Gunung Kerinci


Gunung kerinci yang terletak di kec. kayu kab. kerinci – Jambi merupakan gunung tertinggi di Sumatra dengan kawah type strato (masih aktif dan memiliki kawah seluas 400 x 120 meter dan berisi air berwarna hijau) masuk dalam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) seluas 1.484.650 hektare yang terletak di empat provinsi, sebagian besar taman nasional terletak di wilayah Jambi, gunung berapi ini terhimpit diantara dua pegunungan di barat dan di timurnya, kerucut yang paling muda gundul dan kawah gunung ini terletak di timur laut sisa dinding kawah berapi (3655 – 3649 mdpl), TNKS sendiri merupakan bukit barisan yang memanjang dari utara ke selatan pulau Sumatra.
Gunung Kerinci termasuk gunung berapi yang masih aktif, dengan ketinggian 3.805 mdpl. Gunung ini menjadi gunung tertinggi di Indonesia di luar pegunungan Irian Jaya. Di sebelah Timur terdapat danau Bento, rawa berair jernih tertinggi di Sumatera. Di belakangnya terdapat Gunung Tujuh dengan kawah yang sangat indah yang hampir tak tersentuh. Di tengah taman terdapat celah lembah kota sungaipenuh, perkebunan kopi, dan danau Kerinci.
Gunung ini dapat ditempuh melalui darat dari Jambi menuju Sungaipenuh melalui Bangko. Dapat juga ditempuh dari Padang, Lubuk Linggau, dan Bengkulu. Dengan pesawat terbang dapat mendarat di Padang atau Jambi.

Keindahan panorama yang natural dengan kekayaan flora dan fauna dapat di temui mulai dari dataran rendah hingga puncak gunung Kerinci, tidak hanya untuk dinikmati tetapi sangat baik untuk melakukan penelitian dan pendidikan. Pendakian ke puncak gunung Kerinci memakan waktu dua hari mulai dari Pos Kersik Tuo.

Tidak jauh dari Gunung Kerinci terdapat danau pada kawah Gunung Tujuh. Terdapat juga pemandian air panas di Semurup. Terdapat jalur setapak yang jelas dan beberapa shelter menuju tempat-tempat menarik yang dapat dikunjungi. Terdapat menara observasi di puncak gunung Kerinci.
Tumbuhan dataran rendah di dominasi oleh beberapa jenis mahoni, terdapat juga tumbuhan raksasa bunga Rafflesia Arnoldi dan Suweg raksasa Amorphophallus Titanum. Dengan taman nasional Leuser, taman ini terhalang oleh danau toba dan ngarai Sihanok. Sehingga beberapa binatang yang tidak terdapat di taman Leuser ada di sini seperti tapir (Tapirus indicus) dan kus-kus (Tarsius bancanus).

Banyak terdapat binatang khas sumatera seperti gajah, badak sumatera, harimau, beruang madu, macan tutul, kecuali orang utan. Berbagai primata seperti siamang, gibbon, monyet ekor panjang dan Presbytis Melapophos. Terdapat juga 140 jenis burung.

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP