Gunung Sungeang



Gunung Sangeang adalah gunung api yang terletak di Kecamatan Wera Timur, Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat dengan ketinggian 1949 m dpl. Gunung api ini memiliki beberapa kawah, yakni Kawah Solo, Kawah Oi, dan Kawah Doromantoi. 

Jalur Pendakian
Pendakian pada umumnya adalah dari kampung Toroponda, dari Sori buntu lewat padang alang - alang yang landai, hingga di Lare di Sori Belanda (Sungai kecil dan kering).
Satu jam kemudian berturut - turut di capai Luna (lapangan lama) dan setelah itu Watu Pela Ma Awa (Batu Ceper Bawah). Jalannya kemudian menghilang dan sedikit naik memasuki semak belukar, hingga satu jam kemudian dicapai Watu Pela Ma EA (Batu ceper atas), Sebuah padang alang - alang pada ketinggian 580 M. Setelah itu dicapai Kampo Kara dan Mamba Karana, kemudian memotong ke utara lewat lahar lama yang sudah lepas - lepas dan mesuk Mamba Mengi (990M), sebuah undak yang rapat di tumbuhi pohon hutan. Pendakian kini mulai langsung lurus menuju Dewa Mboko, pelana antara Doro Api dan Doro Mantoi. Jalan sudah tidak dapat di lihat lagi dan hanya di tandai di sana sini oleh bekas rintisan jalan, dari orang yang mendaki sebelumnya. Tanpa kesukaran yang berarti sampailah pada lereng yang terbuka, ialah Mamba Kawangge.

Kemudian mengikuti aliran lava lama dari kawah Dewa Mboko, yang terbuka ke jurusan sini bagaikan sepatu kuda hingga di pelana antara Doro Mantoi dan Doro Api. Pendakian dari pelan yang luas ini ke puncak Doro Api maupun Doro Mantoi memakan waktu lk Satu jam. Jalan setapak yang sesungguhnya tidak ada dan dapat di pilih sendiri.
 

 Sumber Daya ALam
Umumnya di daerah G. Sangeang Api mempunyai sumber dayanya adalah pasir, batu, sirtu, sangat melmpah, yang di pergunakan oleh penduduk setempat sebagai bahan bangunan.
Umumnya tanahnya sangat subur dan merupakan daerah penghasil sayur mayur dan buah - buahan.

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP