Gunung Tandikat


Gunung Tandikat yang bertype stratovolcano ini dikenal juga dengan nama Tandikai, Tandike. Berdiri tegak dengan ketinggian 2430m daripermungkaan laut. Gunung ini membentang didataran tinggi Minang Kabau Sumatera Barat, kira-kira 7,5 km dari kota Padang Panjang. Kota ini dikenal sebagai kota yang mempunyai suhu terdingin di Sumatera Barat. Secara geografi Gunung Tandikat berada pada posisi 0° 25'57 30" Lintang Selatan dan 100° 19'01 69" Lintang timur. Gunung ini membentang lebar kearah Selatan, dan disebelah Barat berbatasan dengan Danau Maninjau, salahsatu danau yang terkenal di Sumatera Barat. Sementara di sebelah Utara gunung ini berdampingan dengan Gunung Singgalang, dan sebelah timur merupakan gugusan volcanic Tersier yang sudah tua. Gunung ini sangat jarang sekali didaki dan Harimau Sumatera masih bisa ditemui pada hutan Gunung Tandikat ini. Sebaiknya jika ingin mendaki gunung ini anda ditemani oleh penduduk desa setempat yang sudah mengenal Jalur pada gunung ini. Keadaan jalan setapaknya tidak jelas dan bahkan kadang-kadang menghilang. serta hutannya masih rapat dan lembab, selain itu pada ketinggian sekitar 1800 m dpl, ada jalan setapaknya yang banyak sekali terdapat pacet, hal-hal diatas membuat gunung ini menjadi tantangan tersendiri bagi individu petualang yang selalu mencari hal yang baru.

Akses ke gunung ini ada dua rute yang bisa ditempuh yaitu:
Rute Desa Singgalang GantingDari Kota Padang naik bis antar kota tujuan Bukit Tinggi dan turun di kota Padang Panjang, kemudian berganti dengan angkutan pedesaan trayek desa Singgalang Ganting. Melewati pemandian alam terkenal di kota Padang Panjang yaitu Lubuk Mata Kucing. Biasanya para pendaki bermalam di rumah penduduk didesa ini yang juga merupakan kuncen gunung ini, dan memulai pendakian keesokan harinya.

Rute Desa MalalakDesa ini terletak tidak jauh dari Kota Bukit Tinggi dan bisa dicapai dengan angkutan pedesaan.
Rute yang paling ditempuh adalah dari Desa Singgalang Ganting. Disepanjang jalan setapak menuju puncak beberapa kali kita akan menjumpai sungai kecil. Gunung ini belum pernah meletus, keadaan puncaknya banyak ditumbuhi oleh pohon dan semak-semak membuat sedikit susah dan harus merintis jalan menuju puncak. Selain itu kita bisa menuruni kawahnya dan didasar kawah gunung ini terdapat beberapa lubang kecil kepundan yang mengeluarkan asap belerang serta berbunyi menderu. Pada dasar kawah ini cukup luas dan bisa mendirikan tenda. Selain itu jga terdapat telaga kecil tapi airnya berasa belerang.

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP