Sungai Saddang


Sungai Saddang adalah sungai terpanjang yang ada di Sulawesi Selatan, aliran sungai ini melewati Kabupaten Tator, Enrekang, Pinrang dan Polewali (Sulawesi Barat) dengan panjang sungai sekitar 150 km. Di Kabupaten Enrekang, sungai ini melewati tepat di pusat kota dan mengalir menuju Selat Makassar. Sungai Saddang biasa digunakan untuk kegiatan rafting yang mulai diminati. Derasnya arus sungai serta medan yang berat menjadi tantangan tersendiri bagai para pencinta olahraga air untuk menaklukkan Sungai Saddang. Selain sungai Saddang, sungai besar lain yang ada di Enrekang adalah Sungai Tabang, Sungai Mata Allo, dan Sungai Mamasa.
Di sepanjang Sungai saddang terdapat beberapa jeram dengan tingkat kesulitan yang berbeda, seperti jeram dengan katagori tingkat kesulitan III; jeram  Pembuangan Seba dengan kategori tingkat kesulitan IV, yaitu permukaan air di  pinggir sungai yang lebar dan tiba-tiba menyempit dengan cepat; jeram Fitri  dengan kategori tingkat kesulitan V, yaitu berupa patahan dan arus sungai yang menabrak batu besar yang dapat menyebabkan perahu menempel di batu dan terjebak di antaranya. Dengan rintangan arus sungai yang sangat menantang tersebut, adrenalin  penggemar arung jeram akan terpuaskan dengan mengarungi Sungai Saddang. Titik awal pengarungan Sungai Saddang dimulai dari jembatan gantung di Desa Buah kayu Kabupaten Tana Toraja dan berakhir di jembatan Pappi Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. 
Selain itu, topografi daerah ini juga sangat menarik, sehingga sang Petualang dapat menikmati keindahan alam dan udara yang sejuk di sepanjang perjalanan, menyaksikan flora yang  beraneka ragam dan aneka fauna yang berkeliaran di tepi sungai mencari makan, serta menyaksikan keindahan gunung-gunung yang ada di sekitar sungai yang dilapisi oleh padang rumput sabana.

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP